EVALUASI PEMBELAJARAN PAI BERBASIS NILAI PROFENTIK : STUDI EVALUATIF MENGGUNAKAN MODEL CIPP TERHADAP RESILIENSI KARAKTER DIGITAL SISWA DI SMP AL IRSYAD BANYUWANGI https://doi.org/10.35719/kjygwd69 Authors Muhammad Iqbal SMP Al Irsyad Banyuwangi Leny Marinda Universitas Bina Sehat Indonesia Moh Sahlan Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember Mundir Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember Sofyan Hadi Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember Evaluasi CIPP-Profetik, Resiliensi Karakter Digital, Regulasi Diri Digital, Pendidikan Agama Islam Abstract How to Cite Metrics References Similar Articles Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas program Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis nilai-nilai kenabian dalam membangun ketahanan moral siber dan regulasi diri siswa di era Society 5.0. Menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus tunggal di SMP Al Irsyad Banyuwangi, data dihimpun melalui observasi lingkungan digital, studi dokumentasi (Buku Kendali Siswa, Jurnal 7 KAIH, rekam medis BK), serta wawancara mendalam dengan kepala sekolah, guru PAI, Duta Alsyaba, dan wali murid. Analisis data menerapkan model interaktif Miles dan Huberman. Temuan lapangan berhasil merumuskan sebuah kebaruan konseptual berupa Model Evaluasi CIPP-Profetik. Pada dimensi Context, aspek Transendensi (muraqabah) menjadi landasan filosofis yang menggeser moralitas siswa ke ranah otonom-transendental. Pada dimensi Input, aspek Humanisasi (amar ma'ruf) diwujudkan melalui Buku Kendali, Jurnal 7 KAIH, pembiasaan Tamadhu, dan optimalisasi WhatsApp group orang tua. Pada dimensi Process, pilar Liberasi (nahi mungkar) diimplementasikan lewat dialog emansipatoris untuk memerdekakan daya kritis siswa dari patologi internet dan tekanan teman sebaya. Pada dimensi Product, model ini terbukti mereduksi pelanggaran kesantunan siber sekaligus meningkatkan kapasitas regulasi diri digital siswa secara signifikan. Secara teoritis, penelitian ini menghasilkan amalgamasi konseptual yang mempertemukan tata kelola Barat (Stufflebeam) dengan spiritualitas Timur (Kuntowijoyo, Lickona, Werner, Goleman). Secara praktis, riset ini menawarkan model asesmen moralitas adaptif-demokratis berbasis kolaborasi sirkular antara sekolah dan keluarga untuk meminimalkan bias struktural penilaian konvensional. Rekomendasi penelitian masa depan diarahkan pada pengujian validitas model melalui desain multikasus atau metode kombinasi (mixed-methods) dengan cakupan populasi yang lebih luas. Downloads Download data is not yet available. References Afifah, A. R., Hidayat, Y., & Suwadi, S. (2025). Evaluasi program pendidikan dasar: Menggunakan model evaluasi program berorientasi tujuan (Goal-Oriented Evaluation Approach: Ralph W. Tyler). Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(2), 238–248. Afriadi, B., & Fitri, F. (2025). Curriculum evaluation model: Paradigm and implications in improving the quality of education. JEP: Jurnal Evaluasi Pendidikan, 16(1), 50–62. Amiruddin, M., & Rosadi, K. I. (2022). Authentic assessment in Islamic religious education: A paradigm shift toward holistic evaluation. International Journal of Contemporary Islamic Education, 4(2), 89–104. Anwar, S., Ramadani, A., & Hermawan, I. (2022). Islamic religious education in Society 5.0: Challenges and opportunities for character development. Journal of Islamic Education Studies, 10(1), 45–58. https://doi.org/10.15575/jies.v10i1.16782 Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). SAGE Publications. Fachriza, I., Muarif, S., Soleha, I., Sairoh, I., & Andika MS, T. (2025). Pendidikan Islam dan pembentukan karakter siswa di era digital. JIT: Jurnal Ilmu Tarbiyah, 4(1), 16–22. Fahmi, M. N., Almajdi, M. M., Kurniawan, M. Z., Muhlisin, M., & Mafaakhir, A. (2025). Strategi Pendidikan Agama Islam berbasis model profetik untuk mengatasi krisis moral remaja di era digital. QAYID: Jurnal Pendidikan Islam, 1(2), 167–176. Fathurrahman, M., & Solihin, M. (2021). Kritik terhadap paradigma positivistik dalam evaluasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam di sekolah menengah. Jurnal Pendidikan Islam, 7(2), 211–226. https://doi.org/10.24252/jpi.v7i2.21345 Hafiz, M., Ritonga, A. A., & Nasution, S. (2025). Implementasi budaya religius dalam penanaman nilai-nilai karakter siswa SMP. Jurnal EDUCATIO (Jurnal Pendidikan Indonesia), 11(1), 298–305. Hasan, N., & Rahman, A. (2023). Digital disruption and moral degradation among Muslim youth: The urgency of spiritual resilience in schools. Indonesian Journal of Islah, 5(1), 12–27. Karulita, S., & Sugeng, S. (2025). Model evaluasi otentik dalam pembelajaran PAI untuk penguatan karakter siswa di era digital. Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(3), 759–768. Lestari, P., & Handayani, T. (2023). Evaluating character education programs using the CIPP model: A qualitative multi-case study. Journal of Educational Evaluation and Studies, 4(3), 142–155. Maulidi, R., & Badriyah, L. (2024). Kolaborasi Pendidikan Agama Islam dan teknologi digital dalam membangun karakter siswa di era Society 5.0. Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 2(9), 277–287. Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). SAGE Publications. Mu’min, M. A., & Zakaria, T. (2024). Reorientasi kurikulum dan evaluasi PAI di era siber: Membangun benteng moralitas generasi alfa. Jurnal Edukasi Islami, 13(1), 301–318. Navlia, R., & Jannah, I. W. (2025). Model dan rancangan evaluasi program pendidikan. Jurnal Kependidikan Islam, 15(1), 44–54. https://doi.org/10.15642/jkpi.2025.15.1.44-54 Ningsih, T., Zamroni, Z., & Zuchdi, D. (2015). Implementasi pendidikan karakter di SMP Negeri 8 dan SMP Negeri 9 Purwokerto. Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi, 3(2), 225–236. Nurdin, A., Bashori, B., & Shodiq, M. (2023). The gap between curriculum ideals and mechanistic assessment in Islamic schools. Journal of Islamic Education Management, 8(2), 175–190. https://doi.org/10.18860/jiem.v8i2.19890 Opermadia, S., Gusnita, N., Lika, D., & Suyani, N. E. (2025). Integrasi akhlak dan inovasi digital untuk meningkatkan mutu pendidikan Islam. Journal of Education Research, 7(4), 842–849. Pratama, H., Setiawan, D., & Mulyana, A. (2021). Kuntowijoyo's prophetic pedagogy in contemporary Islamic schooling: Humanization, liberation, and transcendence. Journal of Prophetic Education, 3(2), 77–93. Pitri, D., Somad, M. A., & Firmansyah, M. I. (2025). Peran Pendidikan Agama Islam dalam pengembangan karakter siswa di era digital: Tantangan dan peluang. Nuansa: Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Keagamaan Islam, 22(1), 1–15. Rosdianwinata, E., Harjono, H., & Hidayat, S. (2025). Paradigma kritis dalam kurikulum, pembelajaran dan evaluasi pendidikan di era digital: A Systematic Literature Review (SLR). Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD FKIP Universitas Mandiri, 11(04), 9922–9935. Safiqo, T., & Ghofur, A. (2025). Peran guru Pendidikan Agama Islam dalam membentuk karakter religius peserta didik di era digital. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 4(1), 81–90. Sanjaya, M. R., & Wahyudi, A. (2025). Transformasi paradigma evaluasi: Menggeser measurement menjadi muhasabah dalam pendidikan karakter digital. Jurnal Teologi dan Pendidikan Karakter, 3(1), 55–70. Siyami, F., Wally, O., Abdillah M, F., & Sukman S, S. (2024). Teori dan prinsip evaluasi pembelajaran. JIIC: Jurnal Intelek Insan Cendikia, 1(10), 101–112. Sugiyono. (2020). Metode penelitian pendidikan: Kualitatif, kuantitatif, kombinasi, R&D, dan penelitian tindakan (Ed. 3). Alfabeta. Supriyanto, A., & Rohman, M. (2022). Implementation of the CIPP evaluation model in religious-based school programs. Educational Administration Research Quarterly, 11(2), 113–126. Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). SAGE Publications. Submitted 2026-06-30 Downloads Full Text (English) 2026-06-30 Vol. 9 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Islamic Teaching Section Articles